Sudah seminggu ini aku di Surabaya menjalani pengobatan. sudah saatnya aku kembali ke Bangil tempat aku bekerja untuk menyelesaikan segala urusanku disana. Resign, ya... aku akan resign dari Al Uswah untuk kembali ke Surabaya dan mengikuti kembali pengobatan yang sempat terputus. rasanya sangat disayangkan jika kiprahku di Al Uswah ini hanya seumur jagung. tapi biarlah... demi... ini demi diriku juga kan?!
Terimakasih untuk mas Aan yang secara tidak langsung telah menguatkan keputusan untuk kembali ke surabaya, yang telah menyembuhkan kebimbanganku..
Sabtu, 28 Februari 2009
Senin, 23 Februari 2009
Pagi yang PANASSSS.... aku bangun sangat.... sangat.... kesiangan. Semalam sengaja download program sampe tengah malam... sambil menikmati kesendirianku di tengah malam yang sepi dan dingin. Sekarang aku belum bisa balik ke kota tempat aku bekerja. Aku harus menjalani fisioterapi untuk kakiku yang cedera akibat kecelakaan sebulan yang lalu. hmmm... aku sudah rindu dengan teman-teman guru... candanya yang tak kan pernah ku dapatkan dimanapun. namun ada juga kenyamanan di rumah ini yang membuat aku enggan kembali kesana, bertemu dengan mereka2 yang telah membuat aku hancur sedikit demi sedikit, mengikis tembook pertahananku perlahan-lahan tanpa mereka menyadarinya sedikitpun
hari yang menyenangkan
pagi itu udara terasa sangat sejuk sekali...
ba'da subuh aku bergegas merapikan diri dan segera melangkahkan kakiku menuju sebuah tempat. 20 menit waktu kutempuh dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak...
setelah sampai disana... aku melihat dengan jelas sosok yang telah menungguku itu..
ah.. indahnya ciptaan Allah yang satu ini... begitu lembut dan damai... hatiku tertawan...
Setelah itu, kami memulai perjalanan panjang ini bersama, sepanjang hari menelisik sudut-sudut kota yang tak pernah disentuhnya selama ini, mencoba berbagai hal baru yang tak pernah ia rasakan... sepanjang hari, aku mendampinginya kemanapun ia pergi. hmm... senangnya menjadi seorang yang sangat penting untuknya... ya.. aku merasa hidupku lebih berharga dan bermakna ketika berada disampingnya.. sebagai seorang wanita, aku merasa begitu dimuliakannya. Seolah-olah... aku telah dapat melupakan masa laluku yang kelam.
ya Allah... namun ketika malam mulai sepi dan gelap... aku mulai menyadari, aku takkan bisa memilikinya.. Karena ia begitu indah... begitu memukau, begitu mempesona... begitu bercahaya...
ba'da subuh aku bergegas merapikan diri dan segera melangkahkan kakiku menuju sebuah tempat. 20 menit waktu kutempuh dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak...
setelah sampai disana... aku melihat dengan jelas sosok yang telah menungguku itu..
ah.. indahnya ciptaan Allah yang satu ini... begitu lembut dan damai... hatiku tertawan...
Setelah itu, kami memulai perjalanan panjang ini bersama, sepanjang hari menelisik sudut-sudut kota yang tak pernah disentuhnya selama ini, mencoba berbagai hal baru yang tak pernah ia rasakan... sepanjang hari, aku mendampinginya kemanapun ia pergi. hmm... senangnya menjadi seorang yang sangat penting untuknya... ya.. aku merasa hidupku lebih berharga dan bermakna ketika berada disampingnya.. sebagai seorang wanita, aku merasa begitu dimuliakannya. Seolah-olah... aku telah dapat melupakan masa laluku yang kelam.
ya Allah... namun ketika malam mulai sepi dan gelap... aku mulai menyadari, aku takkan bisa memilikinya.. Karena ia begitu indah... begitu memukau, begitu mempesona... begitu bercahaya...
sendiri
ya... ra
sanya sepi, walau disekitarku sangat ramai... gelak tawa yang membisingkan, ekspresi yang dibuat-buat...
Ya Allah aku muak dengan keadaan ini... munafik!!
Ya Allah, ridhoi aku keluar dari keadaan ini
Sungguh rasanya aku sudah tidak sanggup lagi menambah waktuku disini.
jika tak ada orang yang sangat aku sayangi, mungkin aku takkan bisa bertahan selama ini.
Allah... izinkan aku sendiri... membalut luka hati ini... dan pergi dari semua, yang telah menggoreskan mata pisaunya dihatiku ini
Ya Allah aku muak dengan keadaan ini... munafik!!
Ya Allah, ridhoi aku keluar dari keadaan ini
Sungguh rasanya aku sudah tidak sanggup lagi menambah waktuku disini.
jika tak ada orang yang sangat aku sayangi, mungkin aku takkan bisa bertahan selama ini.
Allah... izinkan aku sendiri... membalut luka hati ini... dan pergi dari semua, yang telah menggoreskan mata pisaunya dihatiku ini
Jumat, 06 Februari 2009
Sibuuukk... Sibbuuukk..
Sudah 2 minggu ini aku resmi jadi librarian... memilah buku, mendata dan merapikannya di dalam rak-rak yang masih minim jumlahnya. sekarangpun, pekerjaan itu belum juga selesai. Senin depan akan dilanjutkan lagi, semoga semuanya bisa lancar.
Langganan:
Postingan (Atom)
